Review Microsoft Team Team Designer Bluetooth® Mouse – Murah Tapi Seadanya

  • Whatsapp

 Bedah Fitur Windows 10 ep.1: File Explorer!

Untuk kau yang menginginkan mouse Bluetooth dengan harga terjangkau, mungkin ketika melihat-lihat Microsoft Designer Bluetooth Mouse, kau bisa tergiur sebab harga yang murah. Namun apakah mouse ini pantas untuk kau gunakan sehari-hari? Baca dulu review dari aku, khususnya alasannya adalah untuk pertama kalinya sesudah membeli aneka barang dari Microsoft, aku agak kecewa.

 

Desain

Kalau kau menyaksikan foto atau menonton video mouse ini, maka kelihatannya mouse ini pipih dan besar. Untuk bab pipihnya, ente benar, namun kau kecele jikalau mengira mouse ini berukuran besar! Dengan ukuran 10 cm x 6 cm, mouse ini terasa mungil on tangan. Bentuknya yang pipih juga, walaupun manis jika dilihat, tetapi gak nyaman dipegang pada tangan. Saya mesti memegangnya dengan tiga jari (jempol, telunjuk, dan jari tengah) supaya enak menggerakkannya. Ini pun bukan bermakna bahwa aku menggunakannya dengan nyaman.

Meskipun demikian, Microsoft mengunggulkan rancangan ambidextrous, dalam artian sebanding kanan dan kiri, dan itu benar adanya. Mouse ini sangat sebanding dan aku tidak merasa terganggu memindahkan mouse from kiri ke kanan. Hal yang bukan mampu saya lakukan dengan Microsoft Sculpt Comfort Mouse yang didesain untuk pengguna asisten dengan bentuk yang jelas-terperinci gak seimbang mengikuti lekuk telapak ajudan.

 

Isi Paket

Saat berbelanja mouse ini, maka kamu kana mendapatkan paket yang berisi dus, manual book yang berisi tips trik penggunaan, dan bonus dua buah baterai AA Duracell, sehingga kau gak perlu membeli baterai lagi untuk eksklusif memakai mouse ini. Sebenarnya juga terdapat kartu garansi untuk mouse ini, tetapi alasannya adalah ketiadaan servis resmi Microsoft untuk Indonesia, aku ragu bahwa ini akan berguna.

 

Fitur

Fitur yang paling dibanggakan Microsoft berasal mouse ini adalah BlueTrack Technology yang mengombinasikan presisi laser dalam memilih pointer secara akurat dan mampu berjalan pada permukaan mana saja. Meskipun Microsoft menyarankan supaya tidak memakai mouse ini on permukaan berkilau atau beling, namun pada kenyataannya saya tidak mengalami kesulitan walaupun menggunakannya di meja dengan permukaan kaca.

Sayangnya, mouse ini gak memiliki tools four ways scrolling seperti rata-rata mouse Microsoft. Kita bukan mampu menggerakkan roda gulir ke kanan dan ke kiri untuk scrolling mendatar.

Baterai untuk mouse ini juga dijanjikan bisa bertahan 6 bulan dengan pemakaian rata-rata 6 jam setiap hari. Saya belum menerangkan hal ini sih.

 

Cara Pemakaian

Seperti biasanya mouse Bluetooth, kau mesti terlebih dahulu melakukan pairing dengan perangkat kau. Oya, mouse ini kompatibel baik untuk Windows, MacOS, maupun Android. Kaprikornus anda mudah menggunakannya, apa pun perangkatmu.

Cara pairingnya sungguh mudah. Untuk komputer ber-OS Windows, sobat cukup menuju Settings > Devices, kemudian pilih Add Bluetooth or other device. Kemudian kamu perlu menekan dan menahan tombol yang ada untuk bab belakang mouse ini untuk menjadikan sinyal Bluetooth perangkat ini terdeteksi.

Sayangnya, Microsoft hanya menunjukkan satu tombol yang sekaligus berfungsi selaku tombol On/Off. Kaprikornus kalau kau bukan menekan agak usang tombol Bluetooth, maka mouse ini akan mati/nyala alih-alih mengaktifkan Bluetooth.

Setelah mouse ini tersambung dengan perangkat tersebut, maka kau bisa eksklusif menggunakannya lain kali, cukup dengan menyalakan mouse. Tidak perlu melaksanakan pairing kembali.

 

Kesimpulan

Microsoft Designer Bluetooth Mouse merupakan alternatif murah bila anda mengharapkan suatu mouse Bluetooth. Harga mouse ini hanya tiga ratus ribu rupiah, cukup murah di antara mouse Bluetooth lain. Sekedar perbandingan: Sculpt Comfort Mouse rata-rata dijual seharga lima ratus ribu rupiah.

Namun apakah ini cukup bernilai? Jika ente menggunakan mouse ini untuk acara komputasi dalam waktu lama, aku rasa kau akan capek. Apalagi jikalau kau memiliki tangan yang besar dengan jari panjang seperti aku. Desainnya yang pipih sungguh-sungguh kurang bersahabat untuk kontur tangan. Selain kecantikan desain, build quality, dan kesanggupan untuk berlangsung untuk permukaan apa saja, saya rasa mouse ini bukan begitu mengasyikkan untuk digunakan. Mungkin ini pertama kalinya aku agak kecewa sesudah menggunakan produk-produk Microsoft yang sebelumnya rata-rata memuaskan.

Apakah kau juga memiliki produk ini? Bagaimana pertimbangan sobat? Apakah sama dengan aku, ataukah kau sukses menemukan faedah lain from mouse ini?

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *