Menambahkan Kolase Foto Efek 3D Pop Up di Photoshop

  • Whatsapp

Kolase Foto Efek 3D Pop Up di Photoshop

Kolase Foto Efek 3D Pop Up di Photoshop

Bacaan Lainnya

Berikut ini tutorial langkah membawa dampak pengaruh 3D Pop Up di Photoshop.

Langkah-langkahnya memadai sederhana, yakni membawa dampak seleksi berwujud bujur sangkar pakai Rectangle Marquee Tool, berikan stroke, atur pakai Free Transform, Perspective dan Warp, pakai masking untuk menampilkan pengaruh frame 3D pop up bersama background, tambahkan drop shadow, dan terakhir tambahkan background.

.

1. Buka Foto.

Pilih perintah File>Open terhadap menubar diatas atau mampu juga bersama menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+O untuk terhubung foto anda ke dalam aplikasi Photoshop.

Akan terbuka kotak dialog “Open”.

Silahkan cari folder wilayah foto anda, klik foto anda lantas klik tombol Open.

Secara default, foto anda dapat dimuat ke dalam sebuah layer bersama nama Background.

Untuk keperluan tutorial kolase Photoshop ini aku dapat pakai foto berikut ini, motorcycle-racer-597911, yang didownload berasal dari Pixabay.

Buka foto ke dalam Photoshop.

Buka foto ke dalam Photoshop.

2. Buat Layer Baru Untuk Frame.

Kita dapat membawa dampak frame/bingkai foto efek 3D Pop-up.

Frame berikut dapat kita buat terhadap layer tersendiri.

Pilih menu Layer>New>Layer atau mampu juga bersama menekan tombol shortcut keyboard Shift+Ctrl+N.

Akan nampak kotak dialog New Layer.

Untuk mempermudah pekerjaan, anda mampu memberi nama layer bersama nama “bingkai”, “Frame” atau biarkan nama default “Layer 1”.

Klik OK.

Buat Layer Baru untuk frame.

Buat Layer Baru untuk frame.

3. Buat Seleksi Bujur Sangkar.

Klik icon Rectangular Marquee Tool.

Selanjutnya buat seleksi ke foto berwujud bujur sangkar.

Caranya klik lantas drag untuk membentuk bujur sangkar. 

Kita dapat membawa dampak seleksi berwujud persegi panjang.

Klik Rectangular Marquee Tool terhadap toolbox. Rectangular Marquee Tool terkumpul satu group bersama Elliptical Marquee Tool, Single Row Marquee Tool dan Single Column Marquee Tool.

Jadi kalau anda tidak mendapatkan Rectangular Marquee Tool, silahkan klik-kanan atau klik-tahan terhadap keliru satu tool diatas untuk membangkitkan semua tool yang tersedia dalam satu kelompok.

Pastikan layer Bingkai sebagai layer aktif bersama langkah mengkliknya.

Buat seleksi berwujud persegi panjang bersama langkah klik terhadap ujung kiri atas dokumen lantas drag ke ujung kanan bawah.

Rectangular Marquee Tool.

Rectangular Marquee Tool.

Buat seleksi bujur sangkar.

Buat seleksi bujur sangkar.

4. Berikan Stroke.

Pilih menu Edit>Stroke.

Akan nampak jendela dialog “Stroke”.

Isikan ukuran width, color menentukan warna putih, dan Location menentukan inside.

Klik tombol OK.

Pilih Select>Deselect untuk menghilangkan seleksi.

Berikan Stroke.

Berikan Stroke.

5. Atur Menggunakan Free Transform.

Pilih perintah Edit>Free Transform atau mampu juga bersama menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+T.

Silahkan atur ukuran frame pakai mouse.

Selanjutnya menentukan menu Edit>Free Transform>Perspective, silahkan geser-geser pakai mouse untuk membentuk frame foto.

Dan terakhir menentukan menu Edit>Warp, silahkan geser-geser pakai mouse untuk menyesuaikan lipatan frame.

Silahkan anda memandang di video kalau bingung bersama langkah ini.

Atur Menggunakan Free Tansform, Perspective dan Warp.

Atur Menggunakan Free Tansform, Perspective dan Warp.

6. Gandakan Layer Background.

Klik layer Background lantas menentukan menu Layer>Duplicate Layer…

Akan terbentuk layer duplikat berasal dari layer Background bersama nama Background copy.

Drag layer Background copy ke posisi paling atas.

Klik icon mata di sebelah nama layer untuk menghilangkan visibilitasnya sementara.

Geser layer duplikat ke posisi paling atas.

Geser layer duplikat ke posisi paling atas.

7. Buat Seleksi Bagian Dalam Frame.

Lakukan seleksi terhadap object utama (pembalap MotoGP) yang berada di dalam bingkai  pakai tool seleksi favorit anda.

Klik layer frame (Layer 1) untuk mengaktifkannya.

Saya dapat pakai tool seleksi Magic Wand Tool.

Klik icon magic wand tool (W atau Shift+W) lantas melakukan seleksi bersama meng-klik di anggota dalam frame.

Akan nampak garis seleksi berwujud garis putus-putus di anggota dalam frame.

Klik icon Magic Wand Tool terhadap toolbar atau mampu juga bersama menekan tombol shortcut keyboard W atau Shift+W.

Pada Option Bar silahkan anda klik Add to Selection, tujuannya agar seleksi yang anda buat dapat ditambahkan.

Magic Wand Tool terkumpul satu group bersama Quick Selection Tool.

Jadi kalau anda tidak mendapatkan Magic Wand Tool, silahkan klik-kanan atau klik-tahan terhadap Quick Selection Tool untuk membangkitkan semua tool yang tersedia dalam satu kelompok.

Magic Wand Tool.

Magic Wand Tool.

Buat seleksi anggota dalam frame.

Buat seleksi anggota dalam frame.

8. Buat Masking Frame.

Kita dapat menyembunyikan tempat di luar tempat seleksi pakai masking.

Klik layer Background lantas klik icon create layer mask yang terdapat di anggota bawah panel atau mampu juga bersama menentukan menu Layer>Layer Mask>Reveal Selection.

Sekarang mestinya hanya anggota dalam frame yang tampak.

Anda perhatikan bahwa setelah penambahan layer mask, nama layer Background beralih jadi Layer 0.

Buat masking frame.

Buat masking frame.

9. Seleksi Obyek Utama.

Klik layer Background copy.

Klik icon mata untuk mengaktifkan visibilitasnya.

Buat seleksi pakai Quick Selection Tool.

Drag mouse terhadap pembalap MotoGP. Akan nampak garis seleksi berwujud garis putus-putus melingkari pembalap MotoGP.

Gunakan Refine Edge untuk menghaluskan seleksi.

Caranya menentukan menu Select>Refine Edge.

Akan nampak jendela dialog “Refine Edge”.

Silahkan centang checkbox Smart Radius dan klik icon refine radius tool lantas rubah slider radius.

Klik tombol OK.

Quick Selection Tool.

Quick Selection Tool.

Buat Seleksi.

Buat Seleksi.

Gunakan Refine edge untuk menghaluskan seleksi.

Gunakan Refine edge untuk menghaluskan seleksi.

10. Buat Masking Pengendara Sepeda Motor.

Sekarang kita dapat menampilkan seleksi dan menyembunyikan tempat di luar seleksi pakai masking.

Pilih menu Layer>Layer Mask>Reveal Selection.

Buat Masking pengendara motor.

Buat Masking pengendara motor.

11. Tambahkan Background.

Buat layer baru bersama menentukan menu Layer>New>Layer.

Drag ke posisi paling bawah.

Kemudian menentukan menu Edit>Fill.

Akan nampak jendela dialog “Fill”.

Kotak Use dipilih Color, lantas silahkan anda menentukan warna untuk background.

Klik tombol OK.

tambahkan background.

tambahkan background.

12. Tambahkan Drop Shadow.

Klik Layer 0 lantas menentukan menu Layer>Laye Style>Drop Shadow.

Akan nampak jendela dialog “Layer Style Drop Shadow”.

Silahkan anda atur angle, distance, spread, dan size.

Klik tombol OK.

Sampai di sini telah selesai pengaruh 3D Pop-up anda.

Lihat juga tutorial kolase unik polaroid di Photoshop.

Selamat mencoba!

Tambahkan Drop Shadow.

Tambahkan Drop Shadow.

13. Simpan Dokumen.
Simpan project pengaruh 3D Pop-up yang telah anda buat bersama menentukan perintah File>Save pada menubar diatas atau bersama menekan tombol shortcut terhadap keyboard Ctrl+S.

Akan nampak kotak dialog “Save As”.

Pada menu drop-down “Save in” diatas, silahkan anda browse wilayah folder untuk menyimpan wilayah file, terhadap kolom “File name” ketik nama file project pengaruh 3D Pop-up anda lantas tekan tombol Save.

Jangan lupa simpan project anda dalam format dokumen PSD agar kita mampu mengedit di lantas hari.

Jika menginginkan mengupload ke media sosial atau untuk kepentingan lain, menentukan menu File>Save As dan simpan foto dalam format JPG atau PNG.

Berikut hasilnya:

Tutorial Photoshop langkah membawa dampak pengaruh 3D Pop Up.

Tutorial Photoshop langkah membawa dampak pengaruh 3D Pop Up.

Lihat juga tutorial kolase foto di Photoshop lainnya:

Sumber

Trikmudah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *