Inilah Detail Kerja Sama Microsoft Team Windows Windows Dan Xiaomi

  • Whatsapp

 Bedah Fitur Windows 10 ep.1: File Explorer!

Kemarin WinPoin mengabarkan bahwa Microsoft update saja menandatangani MoU terkait kerjasama dengan Xiaomi — brand yang berhasil memposisikan dirinya selaku brand ponsel terpopuler kelima pada dunia. Hari ini Microsoft secara terbuka mengumumkan rincian isi berasal koordinasi mereka dengan Xiaomi. Apa saja yang bakal Xiaomi dan Microsoft kolaborasikan..?? Ini beliau ulasan lengkapnya.

Dukungan Cloud

Xiaomi tengah berambisi untuk ekspansi ke market global, tergolong penetrasi ke market US. Dan mirip yang kau tahu, Amerika Serikat ini cukup parno dengan negara lain, sehingga mereka tidak ingin data dan privasi warganya disimpan on server negara lain. Hal berikut yang tampaknya mendasari kerjasama antara Microsoft dan Xiaomi, dimana Xiaomi bakal menggunakan Microsoft Azure Cloud Platform untuk menyimpan data pengguna, bandwith, serta untuk layanan cloud dan computing para penggunanya on market internasional

Dengan memakai layanan cloud milik Microsoft yang notabene merupakan perusahaan US, Xiaomi mampu lebih bebas melenggang di market internasional — tergolong juga US.

Perangkat Laptop

Xiaomi bakal memanfaatkan channel dan partner marketing Microsoft — termasuk juga channel support untuk pengembangan laptop Xiaomi dalam rangka masuk ke pasar internasional.

Cortana & Mi AI Speaker

Bakal ada upaya untuk mengintegrasikan Cortana ke Mi AI Speaker — untuk bersiap bila ternyata smart speaker seperti ini menjadi perangkat yang trenddalam beberapa tahun kedepan.

Kolaborasi AI

Xiaomi dan Microsoft bakal berkolaborasi dalam banyak hal seputar teknologi AI Microsoft, seperti Computer Vision, Speech, Natural Language Processing, Text Input, Conversational AI, Knowledge Graph dan Search — serta pada produk dan layanan AI Microsoft mirip Bing, Edge, Cortana, XiaoIce, SwiftKey, Translator, Pix, Cognitive Services and Skype.

Kerjasama ini bakal mengkolaborasikan keunggulan Microsoft untuk AI dengan kekuatan Xiaomi di ranah hardware, big data, dan ekosistem smart device. Baik Microsoft dan Xiaomi ingin menyatukan keunggulannya masing-masing untuk bidang hardware dan software untuk sama-sama melaksanakan ekspansi. Xiaomi ingin perluasan hardware ke market internasional — termasuk US, sedangkan Microsoft ingin ekspansi aplikasi dan layanan ke market Tiongkok — tergolong market lain dimana Xiaomi telah mendominasi.

Tetapi mirip yang ente lihat, ternyata gak ada poin khusus untuk kerjasama dalam hardware ponsel pintar — selain integrasi cloud dan layanan Microsoft kedalam produk Xiaomi, yang pastinya smartphone ikut termasuk didalamnya.

Punya pendapat seputar kerja sama Microsoft dan Xiaomi ini? Bagikan usulan kau di kolom komentar.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *