Dongeng Silicon Valley #53 – Impian Mobile Microsoft Team Yang Tak Sesuai Impian

  • Whatsapp

Microsoft di satu sisi mencoba untuk menggantikan peringkat nomor satu dari Apple. Apple memberikan nyaris seluruh energinya untuk iPhone, sementara ponsel hanya satu pada antara 40 hal yang dikerjakan Microsoft. Bahkan dalam jangka waktu yang panjang, divisi ponsel gak masuk dalam 5 prioritas teratas Microsoft. Sesuai pangsa pasar produk Microsoft, perhatian utama didedikasikan bagi Windows, Office, Layanan, dan Server. Ini bukan hal yang salah, tetapi berikut kenyataannya.

Di sisi lainnya, Microsoft mencoba bersaing dengan Android – Dengan kekuatan Google, Samsung, dan seluruh komunitas open source di belakangnya. Bahkan walaupun Google memasarkan Android sebagai perangkat lunak langsung tanpa kawan lain, Microsoft tetap akan kesulitan sebab Google mempunyai banyak layanan yang powerful (penelusuran, peta, email) yang sepadan dengan layanan milik Microsoft, yang bahkan kebanyakan tertinggal pada belakang Google.

Demikian tanggapan Balaji Visnawathan, seorang Engineer Microsoft dalam suatu pertanyaan on Quora tentang apa bantu-membantu yang menyebabkan Windows Phone kesulitan untuk meningkatkan pangsa pasar serta bersaing dengan iOS dan Android selaku OS yang paling banyak dipakai untuk dunia. Visnawathan mengungkap kenyataan pahit yang akibatnya menyadarkan banyak orang bahwa OS ini terang gak siap menjadi nomor satu, alasannya adalah memang Microsoft sendiri tidak pernah memperlakukannya sebagai nomor satu!

 Bedah Fitur Windows 10 ep.1: File Explorer!

 

Windows 10 Mobile Menggelinding ke Bawah

Pada tahun 2015, perlahan tapi niscaya pasar ponsel pintar menuju ke arah duopoly dengan Android / iOS sebagai OS yang dipakai oleh masyarakat pada dunia. BlackBerry sempat bertahan dengan BB OS10, tetapi gak banyak perangkat terjual dan OS tersebut kian bukan relevan. Sementara itu Redmond mengonfirmasi adanya ‘sedikit kenaikan’ dari pangsa pasar Windows 10 Mobile. OS ini mengklaim 2,5% pangsa pasar OS ponsel pintar di seluruh dunia. Jumlah ini cukup signifikan bagi Microsoft, meskipun gak melampaui capaian terbaik mereka pada tahun 2013, yaitu 3%.

CEO Microsoft, Satya Nadella juga melakukan kebijakan gak terkenal untuk menyelamatkan keuangan Microsoft. Nadella menetapkan untuk ‘merumahkan’ 7800 pekerja Nokia dan memfokuskan buatan pada sedikit perangkat saja. Keputusan ini tentu saja dikecam oleh Pemerintah Finlandia. Pengaruh Nokia sungguh besar on Finlandia sehingga tindakan Microsoft tersebut dianggap menghina negara dingin tersebut. Namun raksasa software ini tidak bergeming dan tetap melaksanakan apa yang sudah mereka putuskan.

Sayangnya, rilis Lumia 950 yang dianggap selaku representasi Windows 10 Mobile terasa sedikit terlambat. Meskipun begitu, Microsoft berhasil meyakinkan publik dengan seni manajemen One OS-nya yang segera menjadi pembicaraan on mana-mana. Publik mulai percaya bahwa seni manajemen ini, beserta gugusan perangkat menakjubkan yang diumumkan Microsoft akan secepatnya menjadi kunci kebangkitan Redmond. Blog-blog teknologi dipenuhi ulasan positif yang bernada dogma bahwa Windows 10 Mobile bisa secepatnya meraih puncak kejayaannya. CEO pembaruan Microsoft, Satya Nadella, juga sepertinya melaksanakan upaya yang optimal untuk menyeimbangkan neraca keuangan Microsoft, seraya mendukung Windows 10 Mobile.

Uniknya, Microsoft sendiri melakukan hal yang bersifat paradoks, justru sesudah menuntaskan masalah keuangan yang ditimbulkan akibat akuisisi Divisi Ponsel dan Layanan Nokia. Meskipun menunjukkan integrasi Windows 10 Mobile sebagai bagian berasal ekosistem Windows 10 secara keseluruhan pada program Build 2016, tetapi Microsoft makin gencar berbagi aplikasi milik Microsoft agar gampang diakses secara multi-platform. Aplikasi mirip Office 365, Skype, dan Cortana kini lebih gampang diakses tanpa memandang platform yang dipakai. Die hard fans Windows 10 Mobile banyak yang merasa tersinggung sebab bertambah banyak software bikinan Microsoft yang justru secara eksklusif dikembangkan untuk platform lain alih-alih Windows 10 Mobile yang sedang ‘berjuang’ untuk menerima pangsa pasar yang signifikan. Publik mulai mengira bahwa Nadella sudah bermain dua kaki. Di luaran beliau menyatakan bahwa ia mendukung Windows 10 Mobile, tetapi membisu-diam sedang merencanakan sesuatu lainnya!

 

Nokia Perlahan Lepas from Microsoft

Perjanjian antara Nokia dan Microsoft lama-kelamaan menjadi beban. Nokia terang mempunyai ambisi besar untuk kembali ke pasar mobile. Hambatan mereka cuma satu: Perjanjian dengan Microsoft. Sementara itu, Nokia mempesona satu demi satu aset milik mereka. Juha Arkalahu, administrator Camera Phone Nokia/Microsoft ditarik ke proyek Ozo. Jelas ini hanya alasan Nokia untuk diam-membisu mempersiapkan sesuatu yang baru. Microsoft pun merasakan tekanan Nokia dari belakang, sehingga mengambil langkah kongkret dengan melepas satu demi satu aset mereka terkait Nokia, kecuali aset berupa paten dan teknologi yang memang ialah salah satu hal yang disukai oleh Microsoft dikala mengakuisisi Nokia.

Sebagai langkah awal, Microsoft menjual aset feature phone miliknya terhadap perusahaan subsidier Foxconn, HMD Global sebesar USD 350 juta. Dengan adanya pembelian ini, Nokia bersiap kembali ke pasar – dengan memakai namanya sendiri. Perjanjian pemasaran tersebut meliputi aset feature phone meliputi merek, perangkat lunak, dan layanan, kontrak konsumen, dan persetujuanpasokan terhadap HMD Global yang merupakan perusahaan subsidier dari Foxconn. Tercakup juga dalam transaksi tersebut: 4500 karyawan Nokia yang juga bisa menerima kesempatan untuk tergabung dengan Foxconn, maupun HMD Global.

Pada ketika itu, dunia masih gila dengan HMD Global. Dan memang, HMD Global yaitu perusahaan yang gres didirikan. Perusahaan ini bermarkas di Helsinki, Finlandia, dan dijalankan oleh mantan administrator Nokia dan Microsoft, Arto Numella.

Perusahaan ini berhasil memenangkan persetujuanlisensi dengan Nokia Technologies – Unit lisensi Nokia, yang mana menawarkan HMD izin untuk menggunakan merek Nokia di ponsel dan tablet ke seluruh dunia. HMD juga sukses menandatangani perjanjian dengan FIH dan Nokia Technologies untuk mengizinkannya mendapatkan kontrol operasional penuh kepada pemasaran, marketing, dan distribusi perangkat bermerek Nokia, tergolong kanal ke manufaktur FIH dan kapabilitas teknis, teknologi seluler, dan jaringan distribusi.

“Kami akan sepenuhnya berkonsentrasi pada pengerjaan ponsel dan tablet bermerek Nokia yang bisa diterima pelanggan. Branding yaitu pembeda penting dalam dunia ponsel, yang mana yaitu argumentasi mengapa model bisnis kami berpusat pada aset unik merek Nokia dan kisah ekstensif kami dalam penjualan dan marketing,” demikian ungkap Arto Numella dengan penuh semangat dalam program jumpa pers.

Tidak berapa usang kemudian, HMD Global merilis Nokia 3310 yang merupakan ponsel pertama Nokia yang dirilis untuk bawah naungan HMD Global!

Tahun 2016 yakni hari yang terasa usang dinantikan Nokia. Pada tahun itu, ketentuan dalam perjanjian mengijinkan mereka untuk kembali berdagang ponsel pintar memakai merek Nokia. Dan dikala tahun itu datang, Nokia telah siap! Nokia merilis Nokia 6, sementara pembaruan di Tiongkok alasannya adalah menanti rampungnya beberapa syarat yang memperbolehkan mereka melaksanakan rilis smartphone secara global. Nokia 6 menimbulkan fans kembali bergairah. Ponsel ini mempunyai build quality khas Nokia, dengan rangka dan lapisan pelindung logam yang sangat keras, ponsel ini mempunyai gambaran indestructible khas Nokia!

Selanjutnya, HMD Global kian agresif merilis beberapa smartphone baru dengan merek Nokia. Semuanya menggunakan OS Android, sesuatu yang mungkin sebaiknya dikerjakan oleh Elop bertahun-tahun yang kemudian. Karena terbukti bahwa Nokia memang masih mempunyai pangsa pasar tersendiri. Hanya dalam jangka waktu satu tahun, Nokia telah menjadi merek dengan pemasaran terbanyak kelima untuk Eropa!

 

 

Referensi

Heisler, Yoni. (2015). Microsoft Engineer exposes the inside story: Why Windows Phone was doomed from the start. BGR.

Kharpal, Arjun. (2016). Nokia phones are back after Microsoft sells mobile assets for USD350M to Foxconn, HMD. CNBC.

Rubin, Ross. (2017). Windows Mobile leaves a legacy of failure but hope for the future. ZDNet.

Savov, Vlad. (2017). Windows Phone was a glorious failure. The Verge

Warren, Tom. (2015). The Story of Windows 10 from Inside Microsoft. The Verge

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *